Harapan yang Mati di Ujung Helm.
ARIANTO TAWAKAL Anak 14 Tahun, didamba-dambakan menjadi salah satu bagian dari generasi emas kini telah hilang, mati ditangan okum dengan atribut yang mereka banggakan. harusnya dia pulang dengan senyum lebarnya, malah pulang dengan kain kaffan yang menutupi wajahnya. hilang sudah rasanya hati nurani mati terkubur bersama harapan kami. awal bulan suci Ramadhan yang dibuka dengan kehancuran hati seorang ibu, memandang tubuh mungil anaknya tersungkur tak berdaya. Ruas jln dekat RSUD Maren yang menjadi saksi atas matinya secerca harapan di uju…
Social Plugin