Menjadi bagian dari IMM membuat saya sadar bahwa organisasi bukan sekadar tempat kumpul atau menjalankan program kerja. Lebih dari itu, organisasi adalah ruang bertumbuh, ruang belajar memahami banyak karakter, dan tempat melatih diri agar siap menghadapi kehidupan yang lebih luas. Karena itu, seorang pemimpin harus mampu menciptakan suasana yang sehat, nyaman, dan penuh semangat agar kader tidak hanya datang karena kewajiban, tetapi karena merasa dihargai dan dibutuhkan.
Di era sekarang, tantangan organisasi semakin kompleks. Kadang yang membuat kader lelah bukan banyaknya kegiatan, tetapi kurangnya rasa memiliki dalam organisasi. Maka dari itu, kepemimpinan hari ini harus lebih terbuka, komunikatif, dan tidak kaku. Pemimpin harus bisa menjadi teman diskusi, tempat menyampaikan keresahan, sekaligus penggerak yang mampu membangun semangat bersama. Bukan tipe yang hanya muncul saat forum, lalu hilang ketika kader membutuhkan pendampingan.
Saya percaya bahwa organisasi yang besar lahir dari solidaritas dan kepedulian antar kader. Tidak ada organisasi yang maju kalau hanya bergerak sendiri-sendiri. Semua harus saling menguatkan, saling mengingatkan, dan berjalan bersama. Sebab pada akhirnya, kepemimpinan bukan tentang “siapa paling hebat”, tetapi tentang “siapa yang paling siap berproses dan membersamai”.
Sebagai bakal calon formatur PK IMM FAI Unismuh Makassar, saya ingin menjadikan kepemimpinan sebagai ruang pengabdian dan pembelajaran. Saya ingin menghadirkan kepemimpinan yang tidak hanya aktif dalam agenda, tetapi juga aktif menjaga semangat kader agar tetap hidup. Karena bagi saya, pemimpin yang baik bukan yang paling banyak bicara, melainkan yang mampu memberi dampak, menghidupkan harapan, dan membuat orang lain percaya bahwa mereka juga mampu bertumbuh bersama organisasi ini.
Oleh IMMawati Fitriani ( Departemen Bidang Kesehatan IMM FAI 2025-2026 )
0 Komentar