Dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab, saya menerima amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar Periode 2026-2027. Amanah ini bukanlah sebuah kehormatan semata, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kesungguhan, integritas, dan komitmen untuk membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif.
Mengusung tagline “Tajdid”, kami meyakini bahwa gerakan IMM harus senantiasa hidup dalam semangat pembaharuan. Tajdid bukan hanya dimaknai sebagai perubahan, tetapi sebagai upaya menghadirkan kembali nilai-nilai perjuangan yang autentik dengan cara yang relevan terhadap tantangan zaman.
Semangat tajdid mengajak kita untuk terus berpikir maju, berani berinovasi, serta mampu menjawab berbagai persoalan umat, bangsa, dan persyarikatan dengan pendekatan yang cerdas dan berkemajuan.
Tema “Spirit Tajdid sebagai Arah Baru Gerakan Pikom IMM FAI Unismuh Makassar” menjadi komitmen bersama untuk membangun gerakan yang lebih aktif, inklusif, dan berdampak. Arah baru yang dimaksud bukanlah meninggalkan nilai-nilai dasar IMM, melainkan memperkuat Trilogi IMM dan Trikompetensi Dasar IMM sebagai fondasi gerakan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan spirit tajdid, Pikom IMM FAI diharapkan mampu menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan kader-kader religius, intelektual, dan humanis yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ke depan, kami berkomitmen untuk memperkuat budaya intelektual, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas ruang kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Gerakan IMM harus mampu menjadi motor perubahan yang tidak hanya aktif dalam diskusi dan wacana, tetapi juga hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi umat dan masyarakat.
Kami menyadari bahwa amanah ini tidak dapat dijalankan sendiri. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh kader IMM FAI Unismuh Makassar untuk bersama-sama merawat semangat persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan membangun sinergi dalam setiap langkah perjuangan. Perbedaan pandangan hendaknya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan menjadi alasan untuk terpecah.
Akhirnya, dengan semangat tajdid sebagai arah baru gerakan, mari kita songsong periode kepemimpinan ini dengan optimisme, kerja nyata, dan dedikasi yang tinggi. Semoga Allah Swt. senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian kita.
“Tajdid untuk Kemajuan, Tajdid untuk Peradaban, Tajdid untuk IMM yang Berkemajuan.”
Fastabiqul Khairat.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Oleh IMMawan Muh Khaeril Zularasyid (Ketua Umum Terpilih PIKOM IMM FAI)
0 Komentar