MAKASSAR – Pimpinan Komisariat (PIKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Menggelar Nonton Bareng (NOBAR) dan Diskusi Film Dokumenter Pesta Babi pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat PIKOM IMM FAI di Jalan Andi Mappaoddang, Kota Makassar.
Film Dokumenter Pesta Babi yang belakangan menjadi trend tontonan para Mahasiswa terutama yang aktif dalam Berorganisasi. Bukan sekedar Hanya Judulnya saja yang menarik dan membuat banyak Mahasiswa tertarik dan sangat ingin menonton nya, tetapi banyaknya hal-hal yang selama ini tersembunyi di belakang layar ditampilkan di dalam film ini.
Salah satunya tentu tentang isu-isu masyarakat yang terjadi di Tanah Papua, yang dimana keadilan bagi saudara-saudara kita disana masih sangat minim terasa oleh mereka.
Oleh karena itulah, maka menjadi alasan utama mengapa PIKOM IMM FAI UNISMUH Makassar sangat antusias untuk menyelenggarakan NOBAR & DISKUSI Film Dokumenter Pesta Babi ini. Tentunya karena kami merasa Film ini perlu di tonton oleh para Mahasiswa apalagi Kader-kader IMM terutama di Fakultas Agama Islam.
Ketua Bidang Maritim & Agraria (MARGA) PIKOM IMM FAI UNISMUH, Juzriansyah yang manjadi penanggung jawab penyelenggara kegiatan ini memaparkan alasan dibalik dilaksanakannya kegiatan ini,
"Alasan dan tujuan kami nonton bareng "Pesta Babi". Melihat euforia masyarakat Indonesia serta berbagai kontroversi yang muncul di media sosial tentang film ini, kami menyadari bahwa media sosial hanya memberi dua pilihan: "setuju atau cancel". Karena itu, kami memilih untuk tidak ikut dalam cancel culture maupun euforia membela tanpa menyaksikan langsung." Ucapnya.
Dia juga memaparkan alasan mengapa agenda NOBAR ini juga dirangkaikan dengan Diskusi, karena menurutnya tentu kita tidak ingin para kader yang menontol film ini hanya sekedar terhibur semata tetapi ia berharap para kader bisa juga memahami serta tersadarkan akan makna yang ada di dalam film ini.
" Kami bertujuan mengambil jalan tengah: nonton bareng, pahami, lalu diskusikan. Bagi kami, justru karena kontroversial, film ini layak dibahas." Tambah Juzriansyah.
Tentu dengan keputusan yang diambil oleh Badan Pimpinan Harian (BPH) PIKOM IMM FAI UNISMUH untuk menyelenggarakan kegiatan ini, pasti tidaklah berjalan mulus begitu saja, ada beberapa hal yang tentunya sedikit menghambat kegiatan ini terlaksana. Utamanya ialah terjadinya Kontroversial dikalangan para kader & alumni, yang tentunya ada yang sangat mendukung kegiatan ini terlaksana tetapi ada juga yang mempertanyakan bahkan menolak kegiatan ini terlaksana.
Tetapi dekat keputusan yang bulat dengan pertimbangan dan persiapan yang cukup matang, BPH PIKOM IMM FAI UNISMUH akhirnya memutuskan tetap melaksanakan kegiatan ini dengan niat utama tentunya untuk memberikan wawasan serta pengetahuan akan hal-hal yang selama ini tersembunyi dibelakang layar kepada para Kader-kader IMM terutama Kader di Fakultas Agama Islam.
0 Komentar